STUDI PENEMPATAN MINERAL KADAR RENDAH DI STOCKPILE SEJORONG DALAM RANGKA PENINGKATAN RECOVERY REHANDLE BIJIH DAN PEMENUHAN ASPEK KONSERVASI MINERAL

Authors

  • Arruya Ashadiqa Departemen Long Term Planning, PT. Amman Mineral Nusa Tenggara
  • Golda C. Pardede Departemen Long Term Planning, PT. Amman Mineral Nusa Tenggara,
  • Mastoni Damanik Departemen Long Term Planning, PT. Amman Mineral Nusa Tenggara

Keywords:

konservasi mineral, mineral kadar rendah, perolehan, pengambilan kembali, dilusi

Abstract

Konservasi mineral menurut Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No.1827/2018 adalah upaya dalam rangka optimalisasi pengelolaan, pemanfaatan dan pendataan sumber daya mineral secara terukur, efisien, bertanggung jawab dan berkelanjutan. Sejalan dengan tahap penambangan pit Batu Hijau yang akan memasuki Phase 7 Additional Cutback (7AC) maka dibuatlah studi untuk menempatkan mineral kadar rendah di area stockpile yang kontak dengan topo in-situ dibandingkan jika harus dibuang ke penimbunan batuan penutup. Diharapkan dengan adanya studi ini, perolehan (recovery) tonase bijih yang akan di-rehandle dapat ditingkatkan secara optimal karena potensi dilusi material bijih yang kontak dengan topo in-situ akan lebih kecil, sehingga dapat memaksimalkan produksi logam yang dihasilkan di pabrik pengolahan. Berdasarkan studi ini, estimasi peningkatan nilai perolehan rehandle material bijih sebesar 2,5 % dan  perolehan produksi logam sekitar 18,8 Mlbs Cu, 15,6 Koz Au dan 61,7 Koz Ag. Selain itu, dengan melihat tren peningkatan harga logam dunia, maka ada peluang untuk memanfaatkan kembali mineral kadar rendah ini di kemudian hari dalam upaya menciptakan warisan terbaik bagi semua pemangku kepentingan sesuai dengan Visi dan Misi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN).

References

Gambar lokasi tambang Batu Hijau Nusa Tenggara Barat, data diperoleh melalui situs internet: https://www.amman.co.id/. Diakses pada tanggal 23 Agustus 2021.

Keputusan Menteri ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan Yang Baik.

Keputusan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.182K Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Konservasi Mineral dan Batubara.

Setiawan, A. (2016): Penggunaan Dollar Indeks Model Dalam Penentuan Cut-Off Grade Untuk Polymetallic Deposit Di Batu Hijau Project, Prosiding TPT XXV dan KONGRES VII PERHAPI 2016, PERHAPI, Bandung, 183 – 190.

Downloads

Published

2022-03-18