KAJIAN ANALISIS RAWAN LONGSOR DI AREA TAMBANG

Authors

  • Wisnu Setiono Direktur CV. Geo Mining Berkah

Abstract

 

Kabupaten Bogor merupakan daerah yang mempunyai tingkat kerawanan cukup tinggi terhadap kejadian tanah longsor. Berdasarkan pemetaan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah, Kecamatan Tanjungsari Bogor merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bogor yang mempunyai tingkat kerawanan sedang tinggi terhadap kejadian tanah longsor. Kajian saya ambil di lahan WIUP PT. Arto Bangun Cemerlang yang terletak di Desa Sirnarasa Kecamatan Tanjungsari Bogor. Pada lokasi kegiatan didominasi dengan kemiringan lereng antara 0-30% dengan formasi Batuan Andesit, breksi dan lempung pasiran dan juga curah hujan yang cukup tinggi sebesar 2.000 mm/tahun – 4.000 mm/tahun maka termasuk ke dalam daerah yang memiliki pergerakan tanah yang sedang sampai dengan tinggi. Penyebab terbesar kemungkinan terjadinya longsor pada lokasi kegiatan adalah curah hujan yang cukup tinggi sebesar 2.000 mm/tahun – 4.000 mm/tahun. Untuk mengantisipasi terjadinya longsor pada lokasi kegiatan yaitu dengan kajian geoteknik dengan rekomendasi teknis tinggi lereng 5-10 meter dan kemiringan 650 sehingga memiliki faktor keamanan (FK) yang dihasilkan sebesar 1,35-2,43 (kategori aman). Disisi lain juga harus dibuatnya aliran air untuk mengantisipasi terjadinya curah hujan yang tinggi dengan dimensi drainase tinggi (H) = 20 cm; lebar atas (La) = 50 cm; dan lebar bawah (Lb) = 20 cm.

 

Author Biography

Wisnu Setiono, Direktur CV. Geo Mining Berkah

  

References

Dr. Ir. Masyhuri. (2010): Metodologi Penelitian, 45.

Sugiyono. (2014): Metode Penelitian, 59.

Downloads

Published

2022-03-18